Rabu, 11 Februari 2009

malaikat

  • ada malaikat yang menyelami gelap malam
    di bawah suci nya Arasyi Tuhan ku
    di tengah gurun yang mendera gersang
    dia alunkan sebait doa

    lalu malaikat bersembunyi
    di puncak rasa yang tak lagi bisa di rasa
    lalu dia kemasi segala yang ia punya
    namun ternyata ...
    yang tersisa hanyalah kesendirian

    dia tadahkan wajah kelangit
    seisi dunia mungkin telah meninggalkan nya
    tapi satu hal yang dia sadari
    bahwa Tuhan masih begitu setia Bersama nya

1 komentar:

Anonim mengatakan...

mengeja puisimu,
aku tenggelam dalam aroma doa,
kala pemeluk dan pemuja tersungkur di tepi senja, adakah masih kau temukan bianglala dan lembayung?
di kaki langitku waktu mengeras dan kering,
bila saja baitku bisa istirah di senjamu.