Selasa, 20 September 2011
terima kasih untukmu
kemarin ketika aku melihat mu, seperti ada sesuatu yang kembali berputar kemasa lalu dalam pikiranku. tentang kita yang bicara soal hati, soal dunia, soal tawa juga kadang air mata. kita bicara tentang hati yang manusiawi, kutanya apa yang kau rasa, apa yang sedang kau rencanakan dalam hidupmu. ku tanya juga apa kabar dengan hati mu?, kau menjawab dengan keteguhan.. bahwa ada rindu dari mu untukku. terima kasih sahabat, bila aku masih masuk dalam bilangan orang yang kau rindu. setelah itu.. aku tanya tentang takdir, dan kau jawab bahwa kau mau bertakdir denganku. sesaat aku tersenyum. ahh.. tapi itu hanya wacana kita dalam segelas kopi siang itu. terima kasih karena kau masih mau memperlihatkan senyummu untukku sahabat. senyum yang esok tak lagi ku temui.
Label:
kasih sayang
ku panggil dia "pupung"
ku panggil dia "pupung".
seorang teman yang tak bisa ku punahkan dari pikiranku.
seorang pria biasa yang mampu membuatku lepas tertawa dan menangis ketika hidup serasa gak adil.
ku panggil dia "pupung".
seorang pria yang hatinya telah berisi satu nama.
seorang pria yang hatinya telah melangkah jauh dan jauh dari garis ku berdiri.
tapi... dialah seorang pria yang tak bisa lagi kudustai bila hatiku bertanya.
ku panggil dia "pupung".
pria sederhana dengan senyum ikhlasnya.
pria sederhana yang pernah jadi bagian penting dalam hidupku.
ku panggil dia "pupung".
dalam ingatan.
mungkin dalam doa.
dan bila sekali waktu aku sangat rindu.
ku buka halaman pertama skripsi ku.
sebab nama nya tertulis nyata dilembar penting itu.
Label:
inspirasi ku
Langganan:
Entri (Atom)